Cerita Rasa: Nasi Masako dan Telur Dadar Masako



Makanan praktis yang mengenyangkan 
sekaligus sehat? Ada!

Resep dan Cara Membuat Nasi Masako dan Telur Dada Masako. - Resep praktis dan nikmat a la Masako dari acara community gathering Cerita Rasa Masako. 

Halooo,

How's your days, Buk, Ibuk? Sudah separah apakah keriuhan menyiapkan sarapan dan bekal makan siang? Nyahahaha, repot yes? Tapi senang kan ya? Iyain aja, sebagai bentuk dari kewarasan kita semua πŸ˜†.

Saya nih sedang bingung mau masak apa lagi buat sarapan atau bahkan bekal makan siang di rumah. Olahan nasi yang itu, itu saja. Nasi goreng, nasi panggang, nasi liwet dan nasi nasi bakar. Klasik banget 😐. 




Sampai akhirnya saya ikut community gathering bareng Masako di Beranda Kitchen di Jakarta Selatan. Iyaaa, Ibu Paus jadi anak JakSel sehari, wkwkwk. Nah, di acara Cerita Rasa Masako ini, akhirnya saya punya olahan nasi baru yang praktis dan murah. Ini paling penting yekan? πŸ˜‰

Tidak hanya praktis dan murah, tapi juga MENYEHATKAN. Karena mengandung cukup protein dan serat dalam satu kali sajian. Apa sih yaaa, kok komplit gini? Hihihi.

Di Balik Cerita Rasa Masako

Rabu, 24 Juli 2019 jadi begitu penting buat saya. Karena selain mengenal dua resep yang menggunakan Masako (dan ternyata enak banget, ya Allah 😌) saya juga bertemu dengan beberapa orang favorit saya. 




Acara talkshow dibuka oleh Mbak Ankatama selaku MC yang memakai dress kuning cerah khas Masako πŸ’—. Kemudian ada Ibu Yani Herliani, Dept Food and Seasoning PT. Ajinomoto yang menjelaskan Masako, bahan utama kelezatan Nasi Masako dan Telur Dadar Masako. 

Karena saya termasuk Pengabdi Micin (nyahahaha), jadi saya nggak khawatir soal bahaya MSG yang konon terkandung dalam sebungkus kaldu bubuk. Apa dan bagaimana kandungan MSG, monggo mampir ke Generasi Micin yang Umami di sini ya. 



Karena saya tahu kok, bahwa Masako ini dibuat dari daging ayam dan daging sapi betulan, bukan abal-abal. Hihihi. Bukan hanya kualitas bahan yang terjaga, tapi proses dan kemasannya pun diperhatikan. Saya bisa ngomong begini karena saya sudah berkunjung ke Pabrik Ajinmoto yang memproduksi Masako. Laporannya ada di Setengah Hari ke Pabrik Ajinomoto di sini ya. 


Brand Ambassador Masako: Laudya Cynthia Bella 

Acara kemudian dilanjutkan dengan talkshow dengan brand ambassador Masako. Siapa lagi kalau bukan Laudya Cynthia Bella yang glowingnya sampai ke bulan, hahaha. Nah, di sesi ini, Bella berbagi cerita kalau sebetulnya dia tuh sama sekali nggak kenal sama masak memasak. Sampai akhirnya Bella menikah dan harus terjun ke dapur membuat hidangan untuk suami dan putrinya.




Awal-awal menikah dan harus tinggal di Malaysia ini membuat Bella sedikit kelabakan. Solusinya adalah telepon Mama dan Nenek untuk minta resep rahasia. Sama ya kayak kita, mengandalkan Mama untuk resep masakan favorit kita saat kecil? Hihihi. 

Masako kemudian jadi andalan Bella dalam setiap masakannya. Khususnya Nasi Masako yang menurut Bella praktis banget untuk sarapan atau dimasak di lokasi syuting. Bella pun kerap mendapat pujian dari putrinya. 

Pentingnya Kelengkapan Gizi pada Sepinggan Makanan bersama dr. Rita Ramayulis DCN, M.Kes

"Dok, anak saya susah makan, nih. Ada tips atau vitamin untuk meningkatkan nafsu makannya nggak ya?"

Hayooo, siapa nih yang sering curhat ke dokter umum atau dokter ahli gizi seperti di atas? Wkwkwk. Saya juga pernah, kok. 

Dan apa jawaban dokter Rita?

Dokter yang kelihatan bugar dan ceria ini kemudian balik nanya ke pasiennya itu, "Masakan Ibu sudah enak belum? Sudah sesuai selera si kecil belum?"

DUENG! 
Hahaha.

Menohok ya, Buk, Ibuk? Banget. Wkwkwk. 
Eh tapi memang betul kan ya, kadang kita suka abai sama kualitas makanan yang kita sajikan untuk keluarga. Syukur sudah kenyang, kita senang. 

Padahal menurut dokter Rita, mulai dari pilihan menu, penampilan, cita rasa sampai kelengkapan nutrisi punya andil yang sama pentingnya untuk kebutuhan makan keluarga. Jadi kalau memang si kecil melakukan GTM alias gerakan tutup mulut, ya kita mesti intropeksi diri dulu, nih. 




Hmm, meski menohok, tapi saya setuju πŸ˜‚. Dari mulai anak-anak hingga orang dewasa mesti cukup kelengkapan nutrisinya. Kadar gizi dan kelengkapan nutrisi ini akan memengaruhi kondisi kesehatan fisik dan emosionalnya. Sistem imun dan kualitas IQ juga ditentukan dari makanan sehari-hari ya kita konsumsi, ya, Buk, Ibuk. Dokter Rita juga mengingatkan soal stunting alias kurang gizi yang bisa memengaruhi tinggi badan seseorang. 

Nah, kalau foto saya sama Bella ini bukan karena saya stunting, tapi lebih ke saya pertumbuhannya ke samping, bukan ke atas. Hahaha. πŸ˜‚πŸ˜‚



Masih menurut dokter Rita, nih, masakan yang penuh gizi ini mencakup hal-hal berikut ini:
πŸ’—  Karbohidrat
       Kekurangan karbohidrat bisa membuat tubuh kita lemas dan kekurangan nutrisi. 

πŸ’—  Protein
     Nah ini, nih. Kalau orang dewasa masih bisa memilih salah satu dari dua protein yang ada, untuk anak-anak sebaiknya mengandung dua protein sekaligus, Buk. Yaitu protein hewani dan protein nabati.

πŸ’—  Serat
     Kebutuhan serat ini bisa didapat dari sayur dan buah ya.

πŸ’—  Mineral
    Hayooo, siapa yang kurang minum air putih? Sayang banget tuh karena nutrisi yang lengkap juga termasuk mineral yang bisa didapat dari air putih. 

Maya Melivyanti – Certified Nutrition Coach Pn1


Waktu Mbak Maya maju ke panggung, saya ngakak so hard. Laah, ini mah teman sendiri, hahaha. Tapi waktu saya sapa Mbak Maya, dia nggak mengenali akoh πŸ˜’πŸ˜‚. Ketika saya menyebutkan nama teman yang mengenalkan kami dan acara kami bertemu, Mbak Maya baru ngeh. Olaaah, nasibmu, Bu Paus πŸ˜‚.

Saya mengenal Mbak Maya di sebuah acara workshop bullet jurnal. Kebetulan Nesa yang mengenalkan kami. Dari Nesa juga saya tahu kalau Mbak Maya ini aktif di Instagram dengan menu-menu sehatnya. Woow, pantas saja beliau diundang sebagai bagian dari Cerita Rasa Masako. 

Kelebihan menu dari Mbak Maya yang lain adalah simple alias mudah dan praktis. Sudah paket lengkap kayaknya nih, sehat, simple dan praktis. Alasan Mbak Maya sih karena sebagian besar dari kita tuh sebetulnya ingin makanan sehat tapi nggak punya banyak waktu untuk masak di dapur. nah, Mbak maya menyederhanakan itu semua.

Dan baru-baru ini ketika saya stalking akun IG Mbak Maya, beliau bilang bahwa sekarang beliau sudah tidak mengejar diet untuk memperoleh berat badan atau bentuk tubuh tertentu. Karena sekarang pun, beliau sudah merasa sehat dan bugar. 

Founder and Owner NCC, Fatmah Bahalwan: Memasak Sudah Jadi kebiasaan Sejak Kecil


Hoooh, ini mah Ibu kita semua yekan? Hahaha. Jadi ini, nih, yang bikin saya makin bahagia hari itu. Sudah dapat menu dan resep baru, ketemu teman-teman blogger dan ketemu sama Ibu Fatmah! πŸ’–πŸ’–πŸ’–

Siapa sih yang nggak kenal NCC alias Natural Cooking Club? Semua yang suka masak dan baking pasti mengenal komunitas dengan BUANYAK ANGGOTA ini. Tersebar seluruh Indonesia keknya, hahaha. Saya sih tergabung di NCC Bandung yang kerap mengadakan acara latbar atau latihan bareng. 




Selain sebagai pendiri dan empunya NCC, Bu Fatmah ini juga sudah menerbitkan buku dan berbagi banyak resep di channel Youtubenya. Ngaku loh kalau setiap kali browsing, yang dicari ya resep NCC yang berdasarkan resep Bu Fatmah. Itu akuuuh πŸ˜‚. Sampai-sampai resep Bu Fatmah diakui sebagai resepp anti gagal oleh kebanyakan orang. Ya memang karena simple juga nggak pernah gagal sih. 

Di acara Cerita Rasa Masako ini, Bu Fatmah menceritakan tentang keharusan yang kemudian jadi kebiasaan memasak yang didapat beliau sejak masih kecil. Karena orang tua punya banyak anak, maka semua tugas rumah pun dibagi. Untuk anak-anak perempuan, tugasnya termasuk menyiapkan dan memasak untuk seluruh keluarga. Wih!




Kebiasaan itu terus berjalan hingga beliau menikah. Dan ketika krisis moneter menghantam Indonesia, sebagai seorang Ibu, Ibu Fatmah dihadapkan dengan dua pilihan. "Ngirit atau menambah penghasilan. Saya pilih yang kedua," kisah Beliau. 

Dari situlah kemudian beliau membuat usaha yang bergerak di bidang boga. Menerima pesanan masakan dan aneka kue. Sampai akhirnya beliau memutuskan untuk mewujudkan impiannya, yaitu berbagai resep ke seluruh dunia. Beliau pun mencoba membuat blog dan berbagi di media sosial.

Pak Wisnu, suami Bu Fatmah, kemudian mebuatkan milis untuk beliau sebagai hadiah ulang tahun. Dari sanalah NCC terbentuk. Sungguh perjalanan yang luar biasa ya.

Demo Masak Bersama Bella dan Bu Fatmah

Karena wajah-wajah lapar dan penasaran sudah memenuhi seluruh ruangan, akhirnya MC mengajak Bella dan Bu Fatmah untuk mempraktikkan resep Nasi Masako dan Telur Dadar Masako yang super duper simple itu. 




Sebetulnya Nasi Masako ini mirip nasi liwet tapi lebih enak dan bergizi lagi karena ada sayuran (wortel dan daun bawang) yang ditambahkan ke dalam nasi. Daaaan...praktisnya kebangetan. karena tinggal cemplung semua ke magic com, tekan tombol dan tunggu sambil membuat telur dadar masako. Kelar bikin dadar, nasinya udah matang deh. Selamat makaaan... 





Berikut Resep Nasi Masako ya.


Resep Nasi Masako




Bahan:

250 gram beras (1-2 cups) cuci bersih
1 bungkus Masako Rasa Ayam 10 gram (sachet)
100 gram wortel, potong-potong

2 siung bawang merah, iris
1 siung bawang putih, iris
50 gram daun bawang, iris

400 ml air
1 sdm minyak sayur 
(minyak sayur berguna agar nasinya mengkilap ya)

Cara memasak Nasi Masako:

1. Siapkan rice cooker. 

2. Masukkan air, beras, potongan wortel, bawang putih, bawang merah, minyak, dan Masako. Tutup lalu masak hingga matang.

3. Taburkan daun bawang, lalu aduk merata.

4. Sajikan dengan Telur Dadar Masako.



Resep Telur Dadar Masako

Bahan:

3 butir telur
¼ bungkus Masako Rasa Ayam 10 gram (sachet)
25 gram wortel, potong dadu

25 gram daun bawang, iris
1,5 sdm minyak goreng 

Cara Membuat:


1. Dalam mangkuk yang bersih, Kocok telur, wortel, daun bawang, dan Masako.

2. Panaskan minyak goreng dalam pananti lengket. 


3. Tuang telur lalu masak telur dengan api sedang. 

4. Balik telur agar dua sisinya matang. Angkat.

5. Sajikan bersama Nasi Masako


Lomba Menghias Nasi Masako

Beres demo masak tadi, semua peserta dibagi ke dalam enam kelompok untuk lomba menghias Nasi Masako dan Telur Dadar Masako. Juaranya nanti akan dapat hadiah. 



Beruntung saya sekelompok saya Mbak yang kreatif -entah saya lupa namanya, wkwkkw- yang punya ide nasi Masakonya dibentuk jadi kelinci dan berselimut telur dadar Masako tadi. Yawdahlah dibuat itu ide si Mbak. 

Dan meski nggak menang, tapi saya suka penampilan piring kami:



Caranya seruuuu, Nasi Masako plus Telur Dadar Masakonya lezat dan hati senang karena bertemu dengan teman-teman blogger juga Ibu Fatmah.

Terima kasih, Masako atas undangannya. Nggak nyesel deh bolak balik Bandung - Jakarta demi community gathering keren kayak gini. 

Oh ya, untu kreasi resep praktis dan bergizi lainnya silakan mengunjungi link-link berikut di bawah ini ya. Di sana banyak resep dan menu yang bisa kita praktikkan di rumah. 




Salam,

Dyah Prameswarie


#CeritaRasaMasako
#EnaknyaTiapHari
#NasiMasako
#DadarMasako

4 komentar:

  1. Dydiiiie, kayaknya lebih cucok Dydie aja yang jadi Brand Ambassador loh, daripada LCB, dia kuyus, orang kan ga percaya kalo dia bisa masak

    BalasHapus
  2. Aku yang pencinta micin senang kalau nemu yang praktis begini teh Dydie ehehe. Makasih ya, mau kucobain menu nasi masako sama telur dadar masakonya :))

    BalasHapus
  3. Terimakasih sudah berbagi informasinya..

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca blog saya. Saya akan senang membaca komentarmu. Mohon tidak meninggalkan link hidup ya. :)

Recent

recentposts

Random

randomposts