Insto Dry Eyes: Bye Bye Mata Kering





"Dy, jangan lupa lomba twit-nya ya. On the spot!"

Me: Oh nooo!



Rasanya saya langsung pengen pulang deh kalau tiba-tiba disuruh nge-twit sebanyak-banyaknya tepat di lokasi acara seperti di atas. Nggak kuat.  Saya sering mengalami mata sepet ketika berlama-lama menekuri layar ponsel. 

Padahal sebagai buzzer dan influencer, terkadang beberapa brand memang meminta kami untuk langsung nge-twit sebanyak-banyaknya di lokasi acara. Tujuannya ya apalagi kalau bukan jadi trending topic. Wajar, kok. 

Yang nggak wajar adalah mata saya. Huhuhu. Soalnya minus mata saya sudah lumayan besar, jadi jujur saja, NGGAK KUAT kalau harus MEMANDANG GAWAI dalam WAKTU LAMA karena sering mengalami mata lelah. Meski solusinya memang selalu ada di dalam tas saya, yaitu INSTO Dry Eyes.






Kerjaan, Hobi dan Kebiasaan Buruk yang Memicu Mata Kering


Kali lain...

"Mbak Dy, naskah final sudah meluncur via surel ya. Mohon diperiksa agar bisa naik cetak lusa."

Walah. 
Empat naskah buku sekaligus dalam satu waktu, yang harus dipelototi (dalam arti sesungguhnya) agar tidak ada kesalahan tulis, tanda baca maupun ilustrasi. Tapi ya demi buku baru, terpkasa mata minus ini harus bisa diajak kerja sama. 

Sebagai penulis pun, kerjaan saya memang mengharuskan saya untuk berkencan lama dengan gawai. Kalau sedang tidak di rumah dan menghadap laptop, menulis kerap saya lakukan di mana saja, saat ada waktu luang. 

Ketika menunggu Al yang sedang terapi misalnya. Kan lumayan tuh, menunggu selama dua jam saya bisa menyelesaikan beberapa halaman yang setara dengan 2000-an kata. Meski tidak membawa laptop, saya tetap melakukannya di ponsel. 


Saya selalu membawa INSTO Dry Eyes ke manapun saya pergi. 



Ataaau...

Berlama-lama menatap ponsel untuk sekadar mengulik rempah ini asalnya dari mana, digunakan untuk apa saja atau mencari resep untuk masakan sehari-hari. 

Dan, ada satu kebiaaan jelek saya yang terus menerus saya lakukan sampai hari ini. yaitu membaca buku sambil tiduran dan biasanya tanpa kacamata! Dydie ini bandel banget ya kan? Jangan ditiru ya, Buk, Ibuk. 

Nah, kalau sudah bekerja menggunakan ponsel nih, saya sering mengalami mata  perih, mata sepet dan berarir. Rasanya ingin memejamkan mata terus menerus. Jihahaha, ini males atau tanda-tanda mata kering ya?


Mengenali Mata Kering

Jadi nih, gaes, kelenjar mata kita ini sudah diciptakan untuk memproduksi air mata secara alami. Gunanya air mata ini bukan hanya untuk menangisi tanggal tua, honor yang belum turun atau saat mengupas bawang aja ya, gaes. 😆

Tapi juga untuk melumasi mata agar senantiasa bersih dan sehat. Agar tidak ada lagi mata kering dan mata pegel





Nah, terkadang, ada beberapa kondisi yang kemudian membuat produksi air mata kita tidak sempurna seperti kebiasaan buruk yang saya sebutkan di atas tadi. Akibatnya nih, mata kita jadi pedih, gatal dan penglihatan seperti kabur.

Sering kali yang saya alami tuh, mata menjadi cepat lelah (bukan hati saja yang bisa lelah ya ternyata 😆) dan kayaknya ada sesuatu (entah debu atau apa) yang masuk ke mata. Padahal nggak ada apa-apa, gaes. Dan yang terjadi kemudian adalah mata saya memerah. Huhuhu. 

Gejala Mata Kering

1. Gatal atau rasa terbakar pada mata.
2. Pedih
3. Mata seperti berpasir
4. Penglihatan kabur
5. Terasa ada yang mengganjal di mata 

Nah, kalau sudah ada gejala-gejala seperti di atas, buru-buru istirahatkan mata ya. Cari penyebabnya, cegah dan segera atasi sebelum mata menjadi merah dan terlambat. 


Penyebab Mata Kering

Di luar kebiasaan yang tadi sudah saya sebut, sebetulnya masih banyak faktor penyebab mata kering ini. Biar lebih jelas dan bisa dicegah, saya coba tulis satu per satu ya? 

1. Kondisi Lingkungan

Hari gini polusi ada di mana-mana ya, gaes. Apalagi polusi udara seperti udara yang kering, asap dan angin yang bisa menjadi alasan penguapan air mata. 

2.  Kondisi Medis Tertentu

Nah, pada beberapa orang ada kondisi medis yang tidak bisa dihindari yang memang berisiko tinggi mengalami mata kering. Misalnya rheumatoid arthritis, diabetes dan masalah tiroid. 

3. Operasi Lasik

Hmm, padahal saya berkeinginan untuk menjalani operas lasik agar minus mata saya berkurang. Tapi ternyata operasi ini juga berisiko terhadap penguapan air mata, gaes. 

4. Perubahan Hormon

Tim perempuan yang kalau PMS hormonnya naik turun mana suaranya? Hihihi. Wanita memang lebih rentan mengalami mata kering akibat perubahan hormon pada saat PMS atau kehamilan. 

5. Obat-obatan Tertentu 

Nah kalau ini terjadi pada seorang sahabat saya yang memang rutin mengonsumsi obat anti depresan. Sahabat saya ini rentan mengalami mata keirng sebagai efek obat yang dia konsumsi tersebut. Jadi ke mana-mana, dia nggak pernah lupa membawa obat tetes mata. Apalagi kalau bukan INSTO Dry Eyes :)

6. Usia

Nyahaha, usia memang nggak pernah bohong yekan? Jadi, pada usia tertentu memang rentan mengalami mata kering, sepat dan lelah. Normalnya sih terjadi pada usia 65 tahun ke atas.


7. Terlalu Lama Menatap Layar Gawai 

Kalau menatap mata pasangan jadi bikin kita tersipu, tidak halnya dengan menatap layar gawai, gaes! Radiasi dari cahaya di layar hape cenderung membuat penguapan air mata lebih cepat. Jadi, kurangi berinteraksi terlalu lama dengan gawai ya. Hubungannya dijeda gitu, gaes. 

8. Terlalu Lama Membaca Buku

Ini sih penyakit saya. Apalagi kalau bacanya sambil leyeh-leyeh menikmati hidup yekan? Meski tidak ada radiasi dari cahaya (yakali buku ada cahayanya, wkwkwk), tapi jarak mata dengan buku dan rentang membawca yang terlalu lama bisa membuat mata lelah dan kering. 

9. Terlalu Lama Berada di Ruangan Ber-AC

Ini juga pengalaman saya pribadi, gaes. Terlalu lama berada di ruangan ber-AC bikin mata saya pedas (tanpa karet dua) dan pedih. Rasanya pengen ngucek mata aja. 

10. Penggunaan Hair Dryer

Kalau yang ini saya juga baru tahu. Kalau kalian rutin menggunakan hair dryer sebaiknya berhati-hati ya, gaes. Karena udara panas yang keluar dari hair dryer bisa membuat mata kering.


Solusi Tepat Untuk Mata Kering

Nggak adil dong kalau dari tadi saya ngobrolin mata kering tapi nggak berbagi solusinya. Solusi berbeda dengan pencegahan loh, ya. 

Tindakan pencegahan dilakukan sebelum terjadi mata kering. Jadi untuk mengantisipasi gitu. Sedangkan solusi yaitu tindakan yang bisa meringankan atau mengobati mata kering dan lelah. 

Seperti yang saya singgung di atas, karena mata saya minus dan sering banget mengalami mata kering (sampai-sampai disangka kena diabates oleh Mama) jadi saya selalu sedia INSTO Dry Eyes di dalam tas saya. 

Bukan hanya di tas, tapi di meja kerja dan bahkan dapur pun saya sedia. Iya, boros banget 😑. Soalnya saya memang sering banget kena mata kering dan pedas ini, dan kalau sudah kena, biasanya panik. Dari pada nyari-nyari obat tetes mata, mending saya sediakan di tempat yang memang sering saya datangi. 

Di dapur itu juga penting banget karena asap panas juga bisa bikin mata jadi pedih. Belum lagi kadang suka kelilipan tepung. Hadeh.

Biar lebih mudah, saya bagi cara mengatasi mata kering lewat infografis di bawah ini ya




Kenapa Saya Pilih INSTO Dry Eyes?

Jawaban paling jujur yang bisa saya kasih adalah karena GAMPANG DIDAPAT dan FORMULANYA TOKCER MENGATASI MATA KERING. Udah gitu aja. 

Tapi nih setelah saya buka situs INSTO, saya jadi tahu kandungan dari INSTO Dry Eyes. Hehehe. Jadi rupanya, INSTO Dry Eyes ini bisa menjadi pengganti air mata atau sebagai pelumas mata  agar tetap terjaga kelembapannya. 

Belum lagi bahan aktifnya yang dapat membunuh bakteri tapi ringan sehingga aman digunakan sehari-hari. Nggak usah banyak-banyak, cukup 1 - 2 tetes di setiap mata kering ya. 




Menjaga Kesehatan Mata

Menulis bagian ini membuat saya malu. Tsaaah. Soalnya saya merasa sedang menyindir diri sendiri, hahaha.

Saya nih sudah berkaca mata sejak masih SMP. Gara-garanya dulu cuma satu: TERLALU SERING DAN BERLAMA-LAMA MEMBACA SAMBIL TIDURAN. Heuheuheu. 

Kalau sudah enak baca, memang suka lupa harus menjaga jarak antara mata dengan objek dan juga mengedipkan mata. Atau...ISTIRAHAT! Mengistirahatkan mata juga sama pentingnya dengan mengistirahatkan tubuh. Sekitar 20 detik setiap 20 menit tuh sebetulnya sudah cukup. 

Apalagi sekarang zamannya gawai dan pekerjaan saya mewajibkan saya menjalin hubungan lebih serius dengan gawai. Makin deh risiko mata kering meningkat. 

Kalau kamu juga berkaca mata minus seperti saya, tips berikut mungkin membantu:




Alhamdulillah mata kering, sepet, perih dan lelah akhirnya reda dan saya bisa mengerjakan pekerjaan dan hobi membaca lagi. Meski rasanya harus sering-sering mengingatkan diri sendiri, bahwa menjaga kesehatan mata lebih penting dari pada mengobati. 

Begitu ya, teman-teman. Kalau senasib sama saya, yaitu berkaca mata sejak lama dan kerap mengalami mata kering, jangan lupa selalu menjaga kesehatan mata dan sedia INSTO Dry Eyes. 


Salam,



Dyah Prameswarie

8 komentar:

  1. Mata saya sering sepet dan perih apalagi kalau pas kelamaan baca, jadi ingin nyobain pakai Insto Dry Eyes ini deh, biasanya pakai merk lain.

    BalasHapus
  2. Kemarin mata saya lelah banget, sampai terasa berat di sekitarnya. Mungkin karena kelamaan ngeliatin layar ponsel. Rada lumayan setelah ditetesi obat mata ini. Obat tetes mata andalan alm. Bapak saya nih.

    BalasHapus
  3. Wah bener, aku matanya kering berarti. Suka tiba2 gatal dan mendadak ngeblur gitu, hiks... Yawis belinya yg merek ini ajah, hihihi

    BalasHapus
  4. Dulu prnah, teh..beli lampu kecil portable yang bisa dipasang di ujung bukunya.
    Jadi kalo baca tetep dengan pencahayaan cukup.
    Tapi itu juga bikin mata lelah.
    Hiiks~

    Memang Insto Dry Eyes hadir di saat-saat begini niih...
    Pas.

    BalasHapus
  5. Kerasa banget, Teh. Saya juga sering perih kalau kelamaan ngeliatin hape. Insto ini andalan saya juga. Dalam waktu singkat mata perih jadi ilang.

    BalasHapus
  6. Ish sama dong, saya selalu bawa insto di tas , kalo ngga wah bisa sakaw jika tiba tiba mata gatel 😁

    BalasHapus
  7. Jadi inget sama temen saya, dia matanya jernih banget. Rupanya kemana-mana emang suka bawa insto ini.

    BalasHapus
  8. Aku juga kayak Teteh suka baca buku sambil tiduran hehe. Baru tahu Teh, penggunaan hair driyer bisa bikin mata kering. Nuhun infonya, Teh :)

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca blog saya. Saya akan senang membaca komentarmu. Mohon tidak meninggalkan link hidup ya. :)

Recent

recentposts

Random

randomposts