Solusi Sakit Maag dan Kisah Pecinta Kopi


Barangkali Tuhan menciptakan kopi supaya kita bisa berteman. - Anonim

Solusi Sakit Maag Untuk Pecinta Kopi - Bagaimana kamu mencintai kopi? Menyeduhnya dengan penuh harapankah, bahwa pada setiap adukan ada cinta yang mengalir? Atau memilih biji kopi terbaik dan membawanya pulang dan membaginya dengan sahabat? Atau kau bisa menyeduhnya berulang -tak peduli dari biji mana dia berasal, tak peduli berapa suhu air yang kau tuang-, dan mendapati kenikmatan setiap kali mencecapnya?

Cinta saya pada kopi memang tak sebesar kecintaan saya pada teh, namun saya tetap harus menyeduh kopi setiap hari. Kopi adalah pereda nyeri ketika rutinitas menghantammu dengan keras. Kopi adalah tempat pulang di mana ada kedamaian, hanya ada saya dan kopi yang lainnya enyah dulu sementara. Kopi adalah dunia yang selalu ingin saya masuki ketika saya sudah jenuh tugas-tugas domestik dan pekerjaan.


Magic - Kopi olahan Noah's Barn yang langsung jadi favorit.


Saya, Kopi dan Maag

Saya dan kopi sesungguhnya mengalami hubungan yang rumit. Sebagai pecinta kopi dan sering sakit maag, pada satu titik hubungan kami sungguh harus terjeda. Jeda yang cukup panjang, yang membuat saya merindukan aroma dari kepulan asap yang membumbung tinggi. 

Gara-gara penyakit maag sialan itu!

Maag merupakan orang ketiga dalam hubungan kami, yang menyerang organ pencernaan, yang selalu datang di waktu yang tak tepat, yang membuat saya uring-uringan. LOL.

Menurut sebuah situs kesehatan, maag adalah ketika terjadi ketidakseimbangan antara enzim pepsin dan renin serta asam lambung (HCL) di dalam lambung. Ketika hal ini terjadi, maka timbulah kerusakan pada mukosa yang menimbulkan rasa nyeri di daerah perut atau ulu hati.

Garis bawahi nyeri di daerah perut atau ulu hati. Kenapa? Karena saya sering mengalaminya! 



Meski sudah diwanti-wanti dokter dengan secarik kertas bertuliskan apa-apa saja yang masuk ke dalam pantangan sakit maag (kopi termasuk salah satunya), tapi jujur saja saya sering abai. Kalau sudah begitu, saya memang mengalami nyeri hebat di ulu hati. Tak tanggung-tanggung, rasa nyeri ini tembus sampai ke punggung. 

Seringkah ini terjadi? Banget. Apalagi ketika saya bertugas di Yogya beberapa waktu yang lalu bersama Efi dan Uwien. Obaat maag sudah tak mempan lagi, saya harus mengonsumsi obat pereda nyeri yang cocok dengan kondisi tubuh saya. Atas bantuan ojek online, tengah malam pada waktu itu, saya repot-repot mencari obat pereda nyeri demi mengusir penyakit sialan itu!

Pertanyaannya, apakah benar penyebab maag adalah kopi?

Sebagai penikmat kopi saya berani bilang, "SALAH BESAR!" 

Kenapa?

Bukan kopinya yang menjadi penyakit maag kambuh, tapi penyebab penyakit maag adalah gaya hidup yang tidak dibarengi dengan kesadaran diri merawat kesehatanlah yang membuat generasi milenial (saya, misalnya) cenderung mengalami maag.

Meski sering dituding menjadi penyebab naiknya asam lambung dan maag kambuh, kopi tidak serta merta menjadi faktor utama penyebab maag. Begini, minum kopi emmang terbukti merangsang produksi asam lambung. Itu sebabnya, minum kopi pada saat perut kosong akan meningkatkan keasaman perut, sehingga menyebabkan mulas dan gangguan pencernaan sepanjang hari. Asam lambung ini bisa naik sampai ke kerongkongan. Akibatnya, dada atau tenggorokkan bisa terasa panas dan terbakar. 



Beberapa kali nih saya mengalami kondisi speerti ini, yang kemudian ternyata namanya heartburn. Meski begitu, bukan berarti penderita maag tidak bisa minum kopi kok. Memilih jenis kopi dan minum obat maag yang aman adalah salah satu kuncinya. 

Nah, jenis kopi yang bagaimana dan obat maag apa yang saya gunakan? Jawabannya ada di tulisan di bawah. 

Cerita di Balik Barista

Hari Senin, 1 Oktober kemarin yang bertepatan dengan Hari Kopi Internasional,; saya beruntung bisa menyimak obrolan singkat penuh makna bersama Muhammad Aga si barista. 

Bertempat di Noah's Barn di Jalan Dayang Sumbi, Bandung; gelaran Nikmati Harimu: Cerita di Balik Barista, Aga, yang merupakan pemenang pertama dalam Indonesia Barista Championship 2018, menceritakan perjalanan karirnya menjadi seorang barista. 



Sama seperti ratusan (halah, hiperbola kali kau mak) kisah yang pernah saya dengar, alih-alih pecinta kopi, Aga bukanlah salah seorang dari mereka. Aga tak sengaja masuk ke dunia kopi ketika ia bekerja di salah satu kedai kopi. Sebagai seseorang yang "masuk" ke dunia kopi, tak laik jika belum mencicipi kopi. 

Aga is In Da House


Berawal dari secangkir kopi ke puluhan cangkir kopi sehari, Aga mulai memberanikan diri mengikuti barista battle. Dari sanalah keberaniannya muncul dan mengikuti Indonesia Barista Championship 2018. Beruntung, Aga menjadi juara pertama. Kini ia menjadi barista profesional dan memiliki kedai kopi sendiri bernama Smith Coffee.

Muhammad Aga

Namuun, rupanya Aga juga memiliki penyakit maag yang kadang kambuh seiring jumlah kopi yang dikonsumsinya. Sebagai barista yang kerap harus mengaklibrasi rasa kopi, Aga mengaku bisa mencicipi sekian belas cangkir kopi sehari. 

Nah, lalu bagaimana Aga mengenali gejala sakit maag dan cara mengatasinya? Jadi nih, ciri-ciri sakit maag kambuh jika mengalami salah satu gejala di bawah ini:
  • Perut kembung
  • Nyeri atau rasa panas pada perut bagian atas mendekati ulu hati
  • Mual
  • Muntah
  • Mengalami refluks atau kembalinya makanan atau cairan dari lambung ke kerongkongan
  • Pada beberapa kasus, penderita juga merasakan pusing
  • Sering sendawa


Agar bisa ngopi dan untuk mengobati sakit maag di rumah, Aga menyarankan beberapa tips berikut ini: 
  • Makan pagi sebelum ngopi karena perut kosong yang terkena kaffein akan memicu produksi asam lambung yang berlebih.
  • Hindari biji kopi yang baru saja disangrai. Biji kopi yang baru disangrai, ditengarai memiliki kandungan gas yang banyak.
  • Mulai mengonsumsi kopi yang kadar accidity-nya rendah, seperti Arabika (kadar kafein dalam Arabika lebih rendah dari Robusta).
  • Pilih biji kopi yang hasil roastingnya berwarna gelap karena kadar asamnya lebih rendah.
  • Sedia Promag di rumah, di tas atau di saku karena Promag mengandung formula HYDROTALCITE yang bekerja melindungi lambung lebih lama. 


Maag? Promag Obatnya

Kalian nyanyi nggak sih begitu baca judul di atas? Hahaha. Kok gue nyanyik ya? 

Well, mungkin karena sebagai orang dengan sakit maag alias ODSM (nggak enak banget ini singkatannya, lol), saya selalu sedia Promag di tas saya. Karena saya nggak tahu nih, kapan penyakit maag akan menyerang. Solusi sakit maag memang Promag Obatnyaa (kali ini nyanyi nggak sih kalian? Lol)

Dan rupanya saya salah dan kehilangan arah, tapi alhamdulillah sudah menemukan jalan yang benar dan mengetahui bahwa Promag, kini mempunyai lima varian yang berbeda. Iya, LIMA, gaes. 

- Promag Tablet
- Promag Cair
- Promag Fruity
- Gazero 3
- Promag Double Action

Jangan khawatir, Promag ini sudah memiliki izin resmi dan sertifikat halal MUI. Jadi kamu bisa nikmati harimu dengan secangkir kopi.

Sekarang saya bisa minum kopi dengan aman, asal memperhatikan gaya hidup dan pola makan. Juga tak lupa kebiasaan yang tak pernah lupa: sedia Proma Ahlinya Lambung ke mana saja saya pergi. That darn maag!

Salam,

Dydie Kitchen Hero




18 komentar:

Raisa Febriawati mengatakan...

Untung nyedek paling depan kemarin jadi bisa icip kopi buatan Aga dong. Hehehehe

Aga is in da house yooo :D

Amy mengatakan...

Aku nyanyiii pas bagian promag obatnya! :D
Btw suka banget ama kutipan di awal. <3

Sandra Hamidah mengatakan...

Aga mirip Dimsanggara ya hahah salfok btw makasih teh sharingnya kebetulan suami pecinta kopi

Juned mengatakan...

serumit itukah hubungan tteh sama kopi ? untung ada Promag ya

Anonim mengatakan...

Hello, i think that i saw you visited my website thus i came to ?return the favor?.I am attempting to find things to improve my website!I suppose its ok to use a few
of your ideas!!

Tian lustiana mengatakan...

SAyang banget kemarin ga sempet ngopi bareng yah huhuhu. Btw promag emang andalan banget buat sakit maag yah

Armita Fibriyanti mengatakan...

Saya dapat maag pas hamil muda hihi karena malas makan. Rasanya gak enaaak panas perut

Armita Fibriyanti mengatakan...

Saya dapat maag pas hamil muda hihi karena malas makan. Rasanya gak enaaak panas perut

Ima Rochmawati mengatakan...

Aga keren bangeeet! Ternyata dia punya sakit maag juga, ya. Sayang ga bisa dateng, padahal pengen ikutan nyeduh2 kopi juga.

Ida Tahmidah mengatakan...

Seru acaranya...senang ya teh pihak ketiganya bisa diatasi dgn baik hehe..

eva sri rahayu mengatakan...

Iya, Teh. Kopi gak bikin maag.
Ada banyak manfaat kopi buat manusia.

Bibi Titi Teliti mengatakan...

Aku jugak punya semacam love-hate relationship ama si kopi teh. Suka ngopi tapi takut kembung halah..

Untung sekarang udah ada solusinya yaaah :))

Efi Fitriyyah mengatakan...

Abis acara ini dong aku langsung sok-sokan minum kopi yang strong, Machiato hahahaha. Untungnya lambungku ga protes:)
Next kita nyari kafe kopi yuk, Dy? :D

Nathalia DP mengatakan...

Saya jg suka sedia promag di rumah

Triani Retno mengatakan...

Aku pernah 2x berhenti ngopi Dy. 9 tahun dan 2 tahun. Tapi begitulah cinta, aku balik lagi pada kopi. :D

Ivonie Zahra mengatakan...

Meskipun saya tidak sakit maag, tapi urusan ngopi emang masih belum terbiasa dan gak bisa asal ngopi aja sih :D

Widya Herma mengatakan...

Suka banget sama quotes di awal tulisannya, teh. Memang bener kalo kopi biasanya suka bikin pertemanan makin akrab ya teh :D

Wulan Kenanga mengatakan...

Saya nggak tahu ada hubungannya apa tidak, sejak jarang konsumsi nasi, mag-ku sudah jarang kambuh. Bahkan, hampir nggak pernah. Saya sempat heran kok bisa. Tapi Alhamdulillah jadi bisa menikmati kopi sesuka hati.

Recent

recentposts

Random

randomposts