Julie's Peanut Butter Sandwich: Kejutan Manis Untuk Al



What's Better Than Julie's Peanut Butter Sandwich on Brownie and Milk?


Sepulang dari tugas di Yogya beberapa hari yang lalu, saya sudah bertekad untuk membuat brownie kesukaan anak-anak dan menghabiskan waktu di Minggu sore bersama mereka. 

Tapi saya butuh sesuatu yang berbeda untuk kejutan kali ini. Bukan brownie biasa, tapi yang istimewa. Yang ada sentuhan rasa gurih agar manisnya brownies tidak terlalu mendominasi dan cokelatnya tetap jadi juara. 

Alhamdulillah saya menemukan jawabannya: Julie's Peanut Butter Sandwich!

Brownie dengan Kerenyahan Peanut Butter Sandwich 


Jadi nih, pekan lalu saya meninggalkan anak-anak dengan ayahnya untuk bertolak ke Yogya. Sebelum pergi itu, sebetulnya saya sudah merencanakan untuk membuat brownie untuk Afif dan Al. Keduanya pecinta brownie dan bisa menghabiskan seloyang (bahkan dua loyang!) dalam waktu sekejap. Biasanya sih brownienya saya potong-potong dan simpan dalam wadah plastik kedap udara. Diletakkan di meja TV selama tiga harian dan akan ludes. Kalau butuh camilan, kedua anak saya tahu tinggal buka wadah tersebut dan taraaa...tinggal hap dan bisa menikmati brownies bikinan ibu.

Apa daya, menjelang kepergian saya ke Yogya, saya malah nggak sempat membuatkan brownie favorit duo A. Makanya saya bertekad sepulangnya dari Yogya, saya akan memanggang brownie buat mereka. Brownies yang lebih istimewa, yang berbeda dari brownie yang biasanya saya buat. 

Idenya saya dapatkan dari Pinterest, ketika ada seorang blogger yang mencampurkan peanut butter alias selai kacang ke dalam adonan brownienya. Errr, sesungguhnya brownie sendiri adalah adonan gula dan cokelat deh, kalau ditambah peanut butter yang biasanya juga manis, bisa-bisa giung. Nah, berhubung di Indomaret kemarin saya lihat ada biskuit dengan selai kacang, akhirnya saya pakai Julie's Peanut Butter Sandwich untuk brownie saya. 



Selain bisa menambah rasa yang crunchy dan lebih istimewa, saya juga bisa memotret si brownie cantik untuk lomba foto di Instagram kan? 

Sebetulnya resepnya sederhana kok. Bisa pakai resep brownie andalanmu. Tapi yang menjadikannya sempurna toppingnya itu loh, Julie's Peanut Butter Sandwich. Kerenyahan biskuitnya bisa menggantikan irisan almond yang biasanya dipakai sebagai topping brownie. Percaya deh, jauh lebih crunchy dan menimbulkan ragam tekstur yang oke banget, karena tekstur brownie sendiri kan fudgy. 

Nah untuk peanut butternya sendiri, malah outstanding karena bisa mengimbangi rasa manis yang mendominasi. Jadi mirip salted caramel, tapi ini dominan rasa kacang yang gurih.

Kejutan Buah Tangan Penuh Cinta dari Ibu Langsung Masuk Ke Mulut


Julie's Peanut Butter Sandwich yang Legit dan Crunchy


Karena bayangan selai kacang yang manis sudah melekat di benak, jujur saja, sebetulnya saya ragu dengan rasa Julie's Peanut Butter Sandwich ini. Apalagi saya bukan penggemar berat peanut butter atau selai kacang. Tapi rasa penasaran yang membawa saya mencicipi sekeping peanut butter sandwich dan...

ENAK!

Yang paling saya  highlight adalah, TIDAK TERLAMPAU MANIS, LEGIT dan GURIH


Sediakan secangkir susu, untuk mencelup Julie's Peanut Butter Sandwich


Belum lagi kepingan biskuitnya yang CRUNCHY. Dinikmati langsung atau bersama susu (seperti yang dilakukan Al) tidak mengurangi kelezatannya. 

Dari sekeping biskuit, saya kok jadi keterusan dan berakhir menjadi sebungkus Julie's Peanut Butter Sandwich nih. Ok, fixed, biskuit ini jadi masuk ke dalam list  favorit saya. After taste-nya itu loh, sama sekali tidak meninggalkan rasa eneg seperti peanut butter pada umumnya. Cinta deh. 

Apalagi dengan manfaat peanut butter yang mengandung vitamin E & monounsaturated fat-nya dapat menjaga kesehatan kardiovaskular tubuh, jadi nggak perlu khawatir dengan isu yang berkembang bahwa peanut butter menyebabkan kegemukan. Bahkan, kandungan resveratrol di dalam peanut butter bis amengurangi risiko pertumbuhan kanker. 

Ngomong-ngomong, sudah tahu belum kenapa permukaan biskuit keping keping biasanya berlubang-lubang? Itu karena untuk mempermudah proses pemanggangan, agar matang sempurna. Hasilnya akan crunchy seperti kepingan biskuit Julie's Peanut Butter Sandwich. Cobain ya. 



Lubang-lubang kecil yang membuat biskuit jadi super crunchy karena proses pemanggangan yang sempurna. 


Lomba Foto Berhadiah Microwave 

Kalau kamu suka memotret makanan dan pengin cobain kelezatan Julie's Peanut Butter, saya sarankan untuk segera melipir ke Indomaret. . Beli Julie's Peanut Butter kemasan 90 gram, simpan struknya, potret momen serumu dengan tema Buah Tangan #PenuhCintaDariJulies dan upload ke Instagram atau fanpage Julie's Peanut Butter.



Jangan lupa untuk menceritakan kepada siapa kamu akan berbagi Julie's Peanut Butter dan sertakan tagar #BuahTanganPenuhCintaDariJulies. Jika mengunggah lewat Facebook, kamu bisa mengunggahnya di Fanpage Julie's Peanut Butter: Julie's Indonesia atau lewat Instagram @julies.ind

Untuk syarat dan ketentuan lainnya, bisa dilihat di sini http://bit.ly/BuahTanganPenuhCintaDariJulies

Biar pada mupeng, saya kasih tahu hadianya di sini ya

  • Juara 1: mendapatkan 1 pcs Modena Microwave senilai Rp 5.000.000 + Shopping voucher senilai Rp 1.000.000 dan paket produk
  • Juara 2: mendapatkan cooking set senilai Rp 2.000.000 + shopping voucher Rp. 1.000.000 dan paket produk
  • 10 pemenang hiburan mendapatkan shopping voucher senilai masing-masing Rp 250.000 dan paket produk
Tuh kan, saya aja pengin ikutan loh. Apalagi belum punya microwave, kan jadi terbayang-bayang. Hihihi. Semoga jadi rezeki ya. 

Btw, jangan lupa ikutan ya. Saya tunggu partisipasinya ;)



Manajemen Waktu dan Waktu Minum Teh

Meski bekerja dari rumah, mengatur waktu adalah hal yang paling tricky. Apalagi saya adalah tipe orang yang biasa tenggelam dalam suatu pekerjaan karena terlalu asik. Inginnya seharian berdiam diri di depan netbook, tenggelam dalam diksi dan alur cerita.

Tapi kan nggak bisa gitu juga, hihihi. Ada anak-anak dan suami yang membutuhkan perhatian, juga teman-teman minum teh saya yang biasanya saya temui ketika watunya me-time tiba. 


Nah, tips saya dalam membagi waktu antara diri sendiri, keluarga dan komunitas atau pertemanan sih mudah saja. Biasanya semua keruwetan itu saya tulis di secarik kertas atau jurnal. Apa saja. Mulai dari menyiapkan sarapan, menyiapkan bekal hingag yang paling kecil (tapi sering lupa) seperti 'mampir ke penjahit'. 

Agar tidak kebingungan atau over lap, cobalah untuk menulis alokasi waktu. Lumayan membantu sih, karena saya tipe orang yang punya banyak kehebohan di otak. Menuliskan, memilah dan meemprioritaskan kegiatan bisa mengendurkan tegangan di otak. Hahaha.


  • Catat semua kegiatan yang akan dilakukan per hari. Boleh di kertas yang bisa ditempel atau di jurnal. 
  • Tandai mana saja yang jadi prioritas dengan angka atau tanda lain. Misalnya, angka 1 untuk menandai kegiatan 'menyiapkan sarapan'.
  • Alokasikan waktu, misalnya 30 menit untuk menyiapkan sarapan antara pukul 05.00 - 05.30 wib
  • Kerjakan sesuai dengan prioritas yang tadi sudah dibubuhkan. 
  • Jangan menunda pekerjaan



Tapii, sebelum semua kegiatan itu dimulai, saya selalu punya ritual di dini hari. Ketika anak dan suami masih terlelap (kayaknya semua orang juga masih terlelap deh, wkwkwk), itulah me-time terbaik saya. Sekitar pukul 03.00 atau 04.00 wib.

Saya bisa sendirian, menyeduh teh, menuliskan kisah saya di jurnal bahkan 'berkomunikasi' dengan sang Rabb adalah waktu paling berharga. Setiap hari, sepanjang pernikahan saya. Cukup membuat saya waras dan kantung aman karena tidak perlu me-time ke luar rumah dan menghabiskan uang. Hahaha.



Setelah itu barulah aktivitas lain dimulai. Membangunkan anak-anak, menyiapkan sarapan dan bekal, membalas email dan sederet pekerjaan domestik lain. Di akhir hari, biasanya ketika anggota keluarga lain sudah pulang, kami akan sama-sama duduk di teras belakang. Sekadar minum teh dan ngobrol santai sudah cukup buat kami. Tapi sekarang, minum tehnya ditemani Julies's Peanut Butter dong. 


Intinya adalah, lakukan dengan hati yang bahagia. Karena kebahagiaanlah yang memperingan langkah kita. Begitu ya, selamat beraktivitas dan jangan lupa ikutan lomba #BuahCintaDariJulies.

Salam,


Dyah

23 komentar:

Tian lustiana mengatakan...

Duh aku ngiler banget, boleh minta satu ga?

herva yulyanti mengatakan...

Cuman ada di indomarwt doang ya bu Paus?kudu hunting nih busui liat makanan bawaannya laper �� pengen ikutan juga lombanya sapa taunni mah menang �� hadiahnya fantastis

Armita mengatakan...

Aku belum pernah nyobain Julies Peanut Butter Sandwich ini. Bukan penggemar selai kacang juga sih sebenarnya, tapi gak ada salahnya dicoba ya Teh. Apalagi gak bikin eneg gini kan.
Btw, me time kita samaan, sekitar dini hari. Mumpung gak ada yang ngerecokin rebutan komputer. wwkwkwk.
Teteh fotonya selalu keren!

Sandra Hamidah mengatakan...

Wah keren banget dan kreatif jadi pengen coba juga nih

Ika Puspitasari mengatakan...

Aku suka banget brownie..., dan selai kacang juga. Tapi ku belum nyobain Julie Peanut butter nih. Semofa di toko deket rumahku ada

Kanianingsih mengatakan...

belum pernah coba biskuit Julie

Rina Darma mengatakan...

Pingin bisa bikin yg kaya gini2. Seru banget. Anak sama suami jg pasti makin sayang ama kita ya. Smg dpt microwave ya, Mak Dy:)

Uwien Budi mengatakan...

Aku dari dulu kala suka biskuit dengan selai kacang. Tapi Juulies ini belum pernah coba. Mlipir ke indomaret ah

Ranny mengatakan...

Ish mupeng pengin ikutan lombanyaa :D Seru juga ya ide brownie pake toping ini.

Rara Febtarina mengatakan...

it's look so delicious hmm yummy

Risky Nuraeni mengatakan...

Biskuit kesukaanku ternyata bisa dijadiin toping juga. Kapan kapam coba ikutan bikin aaah

Sugi Siswiyanti mengatakan...

Keren..keren..terinspirasi untuk kompetisi Julie's juga ni,Mbak 😁

Lendy Kurnia Reny mengatakan...

So sweet, teteh...
Ku mau jadi anaknya teh Dy...#eaa ((dikeplak ramerame))

Apa siih teh...yang teh Dy gak bisa?
hiihi...rasanya semuanya kereen.

Larasati Neisia mengatakan...

Teh Dydie kreatif banget, belum pernah aku lihat brownie ada peanut biskuitnya. Jadi penasaran pengen coba gimana rasanya 😆

Good luck ya teh buat lombanya 🙏

Bibi Titi Teliti mengatakan...

Duh,
Kok jadi perasaan kabita gitu dan pengen segera nyobain biskuit Julie Peanut Butter Sandwinch ini. Harus segera melipir ke Indomaret ini mah :))

Ida Tahmidah mengatakan...

Duh jadi kabita liat penampakan kuenya..pengen bisa serajin Mba Dydi di dapur nih hihi...

Nia K. Haryanto mengatakan...

Ya ampun, dibikin brownies? Wah, makin sedeeeeep. Dikunyah langsung aja enak, apalagi diolah lagi. Al.. Uwak Nia minta doooong. :))))

Dyah Prameswarie mengatakan...

Tes

Istiadzah Rohyati mengatakan...

Suamiku kudu nyoba nih. Di penggemar selai kacang soalnya.

Gita mengatakan...

Aku blm prnh nyobain julies biskuit..dan aku salfok sm hasil foto teh dy..keren bingit..kudoakan mdh2an menang lombanya ya teh ��

Damar Aisyah mengatakan...

Udah kebayang gurih peanut btternya pasti pas banget sama legit brownienya. Pengen coba juga, ah.

Dyah Prameswarie mengatakan...

Satu loyang pun aku kasih, Mah. Apa sih yang nggak buat Mamah?

Fanny F Nila mengatakan...

Ini biskuit fav ku sih.. Pertama kali tau ini krn dibawain mama. Dari macam2 rasa, aku paling suka peanut butter krn ga terlalu manis :) . Boleh juga mba idenya dijadiin topping brownies :) . Pasti cocok sih kombinasi rasanya, coklat berpadu kacang

Recent

recentposts

Random

randomposts