Jajanan Buka Puasa Favorit



Marhaban Yaa Ramadan



Ramadan sudah dekaaat! Insya Allah kita akan bertemu lagi dan menjalani hari-hari Ramadan yang penuh ketenangan. Entah bagaimana, ada suasana khusus pada hari-hari di bulan Ramadan. Suasana istimewa yang tak bisa kita temui di bulan lain. Ada sesuatu yang istimewa dalam desiran angin pagi sepulang dari masjid usai kajian Subuh atau aroma lezat yang menguar dari dapur-dapur yang sedang sibuk memasak untuk sajian buka puasa.

Masya Allah, Ramadan, bulan yang lain kita rindukan.

Dan sebagai kitchen hero saya tidak bisa memungkiri kalau bulan ini -entah kenapa- malah makin sibuk di dapur daripada hari-hari biasa. Merancang menu pun sudah saya lakukan jauh hari -sebelum Ramadan tiba- agar saya leluasa melakukan hal lain (baca: ibadah) di bulan ini. 

Saya tahu, hidangan buka puasa bisa saja dibeli dari vendor di luar. Tapi apakah aman dan nyaman untuk kesehatan dan saldo di rekening (buhahaha)? Saya tidak pernah tahu. Saya tidak pernah tahu apakah kehigienisannya dijaga betul-betul, apakah bahan yang dipakai sudah food grade dan aman bagi tubuh atau ketahanan usia si makanan itu sendiri. 

Lagi pula, di rumah, sepanjang hari saya hanya berdua dengan balita super kriwul. Menjelang Magrib, mana bisa saya keluyuran dari satu vendor ke vendor yang lain di pasar kaget Ramadan. Repot banget bawa anak yang masih suka berlarian ke sana kemari. Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah membuat jajanan buka puasa sendiri. 

Dan ini adalah empat jajanan favorit yang biasanya saya buat sepanjang bulan Ramadan. Ada yang sama? 


Teh Hangat

Oke, ini adalah minuman wajib saat buka puasa dan sahur. Setelah minum air putih, biasanya keluarga saya menghangatka tubuh dengan teh hangat yang nikmat. Biasanya sih teh manis atau dengan irisan lemon yang segar. Rasanya tuh 'surga banget' sewaktu meneguk teh hangat.




Pastel

Ini sih jajanan terfavorit suami. Meski pinggirannya selalu dipreteli dan diberikan pada saya dan meski sang istri tidak terlalu pandai memlilin pinggiran pastel. Hahaha. Biasanya sih saya menggunakan cetakan pastel yang banyak dijual itu. 


Gambar ini adalah karya Suyanti untuk novel kuliner saya yang akan terbit.


Isiannya sebetulnya bisa disesuaikan dengan isi kulkas, tapi yang sering saya bikin adalah dengan isian soun, kentang, wortel, daging cincang dengan telur rebus. Kulitnya yang renyah dan sedikit buttery bikin nagih.


Batagor


Foto milik makanajib.com


Unch, unch, tinggal di tatar Sunda dan tidak tahu batagor Bandung adalah...kelarin hidup lo! Eh, enggak harus gitu juga sih. Lol.

Kalau jajanan ini kesukaan si sulung, Afif. Tahu goreng dan kulit pangsit renyah dengan isian ikan yang gurih dan saus kacangnya yang lekoh selalu ditunggu. Iyaaa, saya tidak pernah membuat batagor sendiri. Mau bikin kok rasanya sia-sia banget karena di Bandung adalah surganya batagor. Dari batagor pinggir jalan yang rasanya so so sampai batagor yang sudah terkenal, ada semua. Jadi buat apa bikin kalau bisa beli? *plak


Makaroni Skotel




Uhlala! Ini sih favorit semua anggota keluarga. Pokoknya satu loyang bisa langsung tandas dalam hitungan menit (60 menit kali tiga kali yak, hahaha). Menu ini selalu ditunggu Afid, Tuan Beruang dan Altaz. Biasanya sih dimakan sepulang salat tarawih dan ketika perut mulai terasa ringan lagi, Afif dan Tuan Beruang selalu cari camilan.

Pokoknya kalau saya sudah bikin seloyang makaroni skotel, saya tinggal bilang, "Ibu bikin makaroni skotel ya. Ada di meja makan."

Dan taraaa...ketika bangun untuk sahur, makaroni itu sudah tandas. Ajaib memang! Hihihi.

Nah, itu tadi empat jajanan favorit dari semua yang paling favorit (ah, ribet amat bahasanya wkwkwk). Kalau saya ceritain yang lain, bisa jadi satu buku setebal minimal 100 halaman kali ya. Mulai deh lebaynya, hahaha.

So, mumpung masih ada waktu, jangan lupa bayar utang shaum, jangan lupa rancang menu dan siapin apa yang perlu disipain biar shaum Ramadannya lancar jaya. Aamiin. 

25 komentar:

Naqiyyah Syam mengatakan...

Lapeeer jadi kangen segera Ramadhan, ibadah bisa kenceng dan kue jajanan banyak xixixi....

fajar herlambang mengatakan...

bentar lgi loh puasa mbak, sabar sabar.

Dyah Prameswarie mengatakan...

Iya, insya Allah sebentar lagi ya, mbak <3

Dyah Prameswarie mengatakan...

Hihihi, iya, iya.

Yayu Arundina mengatakan...

Wah banyak kesamaan selera nih kita. Nanti pas puasa kirim kirim yah ke akuh hehehe....

ade anita mengatakan...

duh ingat makaroni schotel inget bahwa ovenku belum dibetulin..jadi gak bisa manggang manggang deh

Efi Fitriyyah mengatakan...

Aku kangen skotelnya Dydie jadinya hahaha

Astin Astanti mengatakan...

Aku malah paling suka sama pinggiran pastel. Malah kebalik ya, aku kasih bagian yang mendunduk, eh apaah? trus aku cuma makan pinggiran pastelnya aja. Waah diingetin, aku juga pingin bikin menu Ramadhan.

Nathalia DP mengatakan...

Kalau saya sukanya bala2 sama kerupuk banjur :D

Tian Lustiana mengatakan...

makaroni skotelnya menggairahkan sekali, kan kan saya jadi laper

andriekristianto mengatakan...

jadi laper deh liatnya :D

Gita mengatakan...

Saya jadi pengen makaroni schotel, batagor sama teh hangat special buatan teh dydy..smuanya makanan paporit saya :)

Nunk Arif mengatakan...

Mau dong kaka skotelnya huahaha

S. Fauzia mengatakan...

Aku langsung terbayang bulan puasa pas berbuka ada teh hangat dengan irisan lemon ini seger banget. Duh cemilannya ini bikin ngeces. Hehehehe

susie ncuss mengatakan...

jadi inget bentar lagi Ramadhan.
semoga kita dipertemukan dengan bulan penuh barakah. aamiin T.T
#baper

Gilang Maulani mengatakan...

Makaroni skotelnya menggoda banget teh. Jadi pengen *ngiler

Evi Sri Rezeki mengatakan...

Teteeh foto makanannya kece-kece XD

Ida Tahmidah mengatakan...

Jadi kangen makaroni skutelnya Mba Dyah ih..:D

Uwien Budi mengatakan...

teh hangat + lemon emang bikin segaaar.

Djangkaru Bumi mengatakan...

Benar-benar, sebentar lagi puasa akan segera tiba. Saya penasaran dengan makaroni Skotel. Dan sepertinya saya belum pernah makan, bolehlah jika pesan delevery ?

Mirwan Choky mengatakan...

Iihh.... Garpunya lucuk....

Prima Hapsari mengatakan...

Jadi pengen batagor panas mbak. Selamat menyambut puasa ya.

Tanti Amelia mengatakan...

oke fixed, selama puasa JANGAN BUKA BLOG INIIIIIIIHHHH

indah nuria Savitri mengatakan...

Kalau aku kebanyakan buat sendiri makanan berbuka :).. btw mba, jangan pakai kata unch, unch.. artinya di urban dictionary is not appropriate at all ..

tiffany mengatakan...

paling enak batagor sama teh anget waktu buka puasa.

Recent

recentposts

Random

randomposts