Selasa, 10 Mei 2016

Kreativitas Tanpa Batas: Semua Berawal Dari Pinsil Berusia 111 Tahun

http://www.dyahprameswarie.com/2016/05/kreativitas-tanpa-batas-semua-berawal.html
Arjuna Karna tanding - Try Purnama Syukur

"Pencil. Paper. Forget the world." - Shaun Hick

Iya, kalau sudah pegang pensil dan menulis, saya kadang lupa waktu. Loh, menulisnya nggak pakai laptop toh, Dy? Pakai dong, tapi pensil nggak bisa lepas dari keseharian saya. Saya menulis outline dan membuat catatan juga resep dengan pensil kok. Saya senang pensil yang tajam, karena tulisan saya jadi rapi dan ramping. Itu sebabnya saya boros...pensil. Lol.

Dan hari Senin, 9 Mei kemarin saya baru tahu bahwa pensil yang sering saya pakai itu berusia 111 tahun! Wow! Jauuuuh lebih tua dari saya, hihihi. 

Bahkan Van Gogh, seniman kenamaan dunia itu pernah menulis surat kepada temannya tentang pensil Faber 9000. Menurut Van Gogh, pensil ini sangat lembut dan memiliki kualitas sangat baik. Memang bener sih *usap pensil tajam*.

Pasti tahu ya pensil apa yang saya maksud karena pensil ini selalu laku setiap kali Ujian Nasional diadakan, hahaha. Bukan hanya goresannya yang hitam, tapi pensil ini memang enak dipegang. Bahkan mereka juga punya pensil khusus toddler yang baru belajar pegang pensil.

Faber-Castell.

Kali ini Faber-Castell, perusahaan yang memproduksi pensil favorit saya itu, tengah mengadakan Pameran Seni Kreativitas Tanpa Batas di Festival Citylink Mall Bandung.

Pameran ini sudah dibuka hari Senin oleh Brand Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Ibu Fransiska Halim dan sejumlah perwakilan dari pemerintahan kota Bandung juga seniman.


Ibu Fransiska Remila

Dan saya terpesona sekali dengan pernyataan Ibu Fransiska Remila yang mengatakan bahwa kreativitas dimulai dari sebatang pensil. Betul banget ya? Saya baru sadar loh, bahwa coretan outline dan komposisi bahan yang saya tulis secara acak itu ternyata langkah awal sebuah kreativitas. Beuh!

Tidak hanya untuk menulis, ternyata pensil Faber-Castell bisa disusun menjadi sebuah gaun. Karya seni instalasi dengan medium pensil ini adalah hasil karya seniman Jerman Kerstin Schultz. Selain Indonesia, negara lain yang beruntung mendatangkan karya ini adalah Jepang dan Singapura. Setelah Jakarta, Bandung akhirnya kedatangan karya seni yang luar biasa ini.

http://www.dyahprameswarie.com/2016/05/kreativitas-tanpa-batas-semua-berawal.html
Dance of Creativity


Bukan hanya karya Schultz yang bisa dinikmati di pameran seni ini. Sampai hari Minggu, 15 Mei 2016 nanti, warga Bandung bisa menikmati beagam kegiatan dan aksi yang berkaitan dengan seni dan sastra. Ada berbagai karya seni yang ditampilkan seperti foto-foto di bawah. 

Flying Ship - Maulidin Taufiq

Home Sweet Home - Maulidin Taufiq

http://www.dyahprameswarie.com/2016/05/kreativitas-tanpa-batas-semua-berawal.html
Replika Kapal Pinisi - 12.153 tutup connector pen, 897 batang connector pen dan 1.080 conectors.

Sepeda Kesayanganku - Maulidin Taufiq

Mona Lisa


 Pohon Masa Depan - Illiyyin Nuruls Arsy


Charly

Juga workshop menggambar bersama Sweta Kartika, workshop menghias kreatif bersama Marta Putri dan lomba gambar untuk dewasa. Jadwal selebgkapnya ada di bawah tulisan ini ya :)

Selagi orang tua menikmati karya seni, anak-anak bisa menggambar dan mewarnai di booth yang disediakan. Ada ratusan connector pens yang disediakan, juga media gambarnya. Sebetulnya ingin membawa Altaz ke sini tapi seppertinya dia lebih suka mengacak-acak daripada mewarnai. :D 


http://www.dyahprameswarie.com/2016/05/kreativitas-tanpa-batas-semua-berawal.html


Berikut saya sertakan jadwal lengkapnya ya ;)

Pameran Seni Kreativitas Tanpa Batas Faber-Castell
9 Mei - 15 Mei 2016 
Festival Citylink Mall Bandung

Senin, 9 Mei 2016
Pembukaan Acara
Menggambar dodoling bersama Kak Try

Selasa - Jumat & Minggu, 10 -13 Mei 2016
Mewarnai 7 Craft bersama Faber-Castell
Mewarnai Buku Colouring for Relaxation
Bermain seru di Connectorpen Pool

Sabtu, 14 Mei 2016
Create Your Own Character bersama Sweta Kartika
Workshop Creative Marker  bersama Marta Puri

Minggu, 15 Mei 2016
Lomba Gambar untuk Dewasa
Menggambar Doodling bersama Kak Try

5 komentar:

  1. Suamiku itu suka nggambar, sketsa pake pensil. Dan pensilnya itu Faber Castell berbagai ukuran. Pensil warnanya pun juga. Memang rekomended ya

    BalasHapus
  2. Daku ke mana-mana masih bawa tempat pinsil dan notes. Masih senang ngumpulin pulpen dan pensil :D
    Selain masih senang nulis dengan pulpen/pinsil, buat kesehatan tanganku juga biar gerak terus, karena aku kekurangan kalsium yang bikin tanganku selalu kram/kesemutan.

    BalasHapus
  3. Wow gaun dari pensil itu keren bangeett. Idenya kreatif bisa bikin seperti itu *takjub.
    Anak-anakku juga pake pensil Faber Castell, pensil warnanya juga :)

    BalasHapus
  4. Gaunnya cantik bener mbak...saya sempat lihat di timeline twitter nih keseruan teman-teman yang ikut acara ini ^_^

    BalasHapus
  5. keren karyanya, terutama yang terakhir

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca blog saya. Saya akan senang membaca komentarmu. :)