World Allergy Week Bersama Morinaga Chilkid Soya




The World Allergy Organization (WAO) addressed the need for greater awareness and understanding of atopic dermatitis including the role of food allergy as well as quality of life concerns, new treatment options, the socio-economic burden and the importance of skin care.

Apa Itu World Allergy Week?

World Allergy Week adalah program tahunan dari World Allergy Organizatition atau WOA yang berfokus pada kecenderungan alergi pada anak di seluruh dunia. Seperti kutipan di atas, bahwa WAO membahas kebutuhan akan kesadaran dan pemahanan yang lebih besar terhadap dermatitis atopik (yang menjadi fokus utama WAO tahun ini) termasuk peran alergi terhadap makanan terhadap meningkatnya masalah kualitas hidup, pilihan pengobatan baru, beban sosial ekonomi dan pentingnya perawatan kulit.





Dermatitis atopik atau yang lebih dikenal dengan eksim adalah adalah penyakit radang kulit yang tidak menular namun bisa kambuh secara berkala, bahkan dapat mencapai titik kronis. Menurut sumber yang saya baca di laman resmi WOA  bahwa eksim biasanya mulai muncul sebelum anak berusia satu tahun. Prevelansi jenis kulit dermatitis atopik pada anak diperkirakan mencapai 10% hingga 20%. Sementara pada orang dewasa sekitar 1% hingga 3%.

Dari berbagai faktor yang bisa menyebabkan eksim, WOA menilai ada hubungannya dengan asupan makanan, tingkat kualitas hidup dan pentingnya perawatan kulit. Untuk itu, Morinaga yang menjadi brand unggulan PT Kalbe Nutritional, selalu mendukung program tahunan World Allergy Week dengan menyelenggarakan berbagai program edukasi untuk orang tua.


Dermatitis Atopik & Bagaimana Cara Mengatasinya




Dalam Parenting Seminar berskala nasional bersama Morinaga di Morinaga Allergy Weeks, saya mulai ngeh apa yang terjadi pada Altaz (5 tahun 6 bulan) selama ini. Sebelum usia 1 tahun, Al memang mengalami ruam dan gatal pada kulitnya. Meski sudah dibawa ke dokter, ruam (yang kemudian saya baru tahu ini namanya eksim setelah mengunjungi dokter anak) ini terus saja ada. Bahkan salep pun tidak membantu. Dokter spesialis kulit yang kami datangi menyatakan bahwa Al kemungkinan mengalami astma. Sampai saat ini pun, ruam-ruam ini kerap muncul. Jadilah kami memperhatikan perawatan kulit untuk Al yang sampai sekarang menggunakan sabun khusus. Pun dengan asupan gizinya. Saya sangat membatasi konsumsi gluten, susu sapi dan makanan/minuman manis untuk Al. 


Altaz ketika berusia 1 tahun lebih. Ada eksim di pipinya.
Sekarang bekas eksimnya memenuhi kedua kakinya. 

Yang saya sayangkan adalah saya terlambat tahu bahwa dermatitis atopik ini meski tidak dapat disembuhkan, tapi bisa dicegah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar dermatitis atopik tidak meluas dan semakin parah. Beruntungnya, Morinaga menyakinkan saya bahwa anak yang menderita dermatitis atopik masih bisa bertumbuh dengan baik dan optimal. Meski dengan alergi tetap berprestasi.  Alhamdulillah.

Penyebab dermatitis atopik memang belum dapat dikenali dengan pasti, namun para ahli sepakat bahwa 50% penyebabnya berasal dari faktor eksternal seperti kondisi lingkungan yang terlalu kering, bahan pencetus iritas kulit seperti sabun atau deterjen tertentu, Debu, rumput serta serbuk dari tumbuhan berbunga (pollen) pun ternyata ikut andil loh.

Lalu kemana yang 50%-nya? 

Ternyata bagian yang 50%-nya ini dicetuskan oleh makanan. Setidaknya ada 8 makanan yang dianggap menjadi pencetus alergi pada anak. 8 Makanan utama ini dinamakan THE BIG 8. 




Makanan laut bisa saja udang atau kerang ya, Mom. Sementara kacang pohon seperti walnut, almon, hazelnut, mede atau pistachio. Kalau kita perhatikan, di banyak kemasan makanan yang dijual di pasaran, beberapa produk mencantumkan apakah produk mereka mengandung kacang-kacangan atau tidak. Jadi mulai sekarang, mari lebih aktif membaca kandungan bahan yang tertera di kemasan. 

Sementara alergi susu sapi atau alergen protein susu sapi adalah pencetus paling umum di dunia dengan angka kejadian 2 hingga 7.5%-nya. Bahkan menurut Prof. DR. dr. Zakiudin Munasir, Sp. A(K), sebagai Guru Besar Bagian Anak Alergi dan Imminologi dari RSCM/FKUI, sekitar 0.5% alergi protein susu sapi terjadi pada bayi yang masih mendapatkan ASI eksklusif.

"Salah satu pencegahan alergi terhadap makanan bisa dilakukan dengan mengenalkan si kecil pada berbagai jenis makanan seidni mungkin, memberikan ASI eksklusif. Atau jika Bunda tidak dapat memberikan ASI, anak nisa diberikan susu yang telah diformulasikan secara khusus seperti susu dengan portein terhidrolisat parsial," jelas dr. Zakiudin lagi.


Parenting Seminar di Morinaga Allergy Week

Sesuai dengan salah satu motivasi Morinaga untuk terus mengedukasi orang tua tentang petingnya mengetahui tentang alergi pada si kecil, PT KALBE NUTRITIONAL mengadakan parenting seminar dengan skala nasional di banyak rumah sakit yang telah dilaksanakan di 5 kota besar di Indonesia. 





Parenting seminar ini membahas fakta tentang alergi, penyakit lain yang terkait, cara penanganan dan cara pencegahannya. Lengkap ya?

"Tahun ini Morinaga kembali mengadakan program Parenting Seminar skala nasional sebagai program edukasi tahunan untuk meningkatkan pemahaman bunda akan alergi dan penyakit lainnya yang terkait dalam rangka World Allergy Week 2018, serta menggagas pelatihan dan sumber daya untuk melakukan diagnosa dan tindakan pencegahan,” jelas Dewi Angraeni, Senior Brand Manager Kalbe Nutritionals.

Kalau Mom ketinggalan acara menarik ini, tenang saja. Morinaga masih punya program Bunda Morinaga dan sudah melengkapi fitur pada situs www.cekalergi.com sehingga Moms masih bisa berkonsultasi dengan dokter dan mencari tahu risiko alergi si kecil serta informasi yang tepat mengenai fakta-fakta alergi.



Unboxing Morinaga Allergy Solution Box




Bahkan Astrid Tiar, pengguna Morinaga Chilkid Soya mengatakan bahwa ia amat puas dengan fasilitas yang diberikan oleh Morinaga di program Bunda Morinaga ini. Situs cekalergi.com memudahkan Astrid utuk menggali informasi lengkap terhadap alergi.

Hal ini tentu sesuai dengan tujuan utama dari program Bunda Morinaga yang mengedukasi masyarakat luas mengenai pentingnya pemahamam mengenai alergi si kecil. Pun dengan memberikan dukungan serta edukasi kepada paara Bunda untuk selalu bisa mandiri seperti pemaparan Helly Oktaviana, Business Unit Head for Kids Kalbe Nutritionals. Helly juga menambahkan bahwa, "Morinaga percaya di balik setiap anak yang multitalenta, ada seorang Bunda Morinaga yang hebat."

            
Morinaga Allergy Sollution

Moms tak perlu khawatir dengan keadaan si kecil yang mengalami alergi. Morinaga memperkenalkan Morinaga Allergy Sollution yang merupakan solusi tepat untuk mengatasi alergi si kecil. Bersama dengan Morinaga Research Centre di Jepang, PT Kalbe Nutritionals berhasil mengembangkan nutrisi yang tepat. Dengan tiga keunggulan berikut, Moms tak perlu khawatir lagi dengan tumbuh kembang si kecil yang mengalami alergi. 







1. Solusi nutrisi untuk mencegah alergi & mengatasi alergi susu sapi.
2. Tersedianya produk nutrisi untuk anak dari lahir hingga usia 12 tahun.
3. Sinergi nutrisi yang tepat mencakup brain care, body defense dan body growth.


Fakta menarik lainnya adalah hasil survey yang dilakukan oleh Home Tester Club yang menyasar ibu-ibu di Indonesia yang memiliki anak dengan rentang usia 1 hingga 3 tahun yang alergi susu sapi, membuktikan bahwa 9 dari 10 ibu merasa puas dan merekomendasikan Morinaga Chilkid Soya sebagai solusi anti alergi





Saya sendiri -meski mersa terlambat tahu- senang sekali dnegan adanya Morinaga Allergy Sollution ini. Satu lagi kemudahan untuk saya dan Altaz dalam mencapai tumbuh kembang yang optimal. Semoga ke depan, eksim yang dialami Al berkurang setelah mengonsumsi Morinaga Chilkid Soya. 

Di foto di bawah ini, kalau diperhatikan ada banyak bekas eksim yang sudah mengering di kaki Al. Ini adalah foto-foto ketika pertama kali Al membuka paket Morinaga Allergy Sollution. Sampai saat ini, yang saya perhatikan eksim pada tubuh Al belum kambuh sesering biasanyanya meski cuaca sangat kering dan bocah sangat aktif sehingga kemungkinan terkena debu dan zat lain yang dapat memicu alerginya kambuh sangat besar.




Berkenalan (lagi) dengan Morinaga

Siapa sih yang tidak kenal dengan Morinaga? Produk ini sudah malang melintang di dunia pengembangan nutrisi yang seimbang untuk anak. Sejak tahun 1986 PT Kalbe Nutritional bersama Morinaga Jepang telah bekerja sama untuk memformulasikan, memproduksi dan menjual produk Morinaga di Indonesia. 




Berfokus pada ASI sebagai sumber ideal nutrisi, Morinaga Nutrition Centre Jepang telah mengembangkan produk dengan nurisi anak berkualitas dengan Formula Platinumnya. Dengan visinya Nourishing the Platinum Generation for Platinum Nation Morinaga berperan dari sekadar penyediaan nutrisi berkualitas dan terbaik, tapi juga memiliki komitmen tinggi untuk secara berkelanjutan berkontribusi terhadap pertumbuhan dan perkembangan generasi unggul di Indonesia. Komitmen ini ditunjukan dengan melakukan berbagai kegiatan diseminasi yang yang terkair oeningkatan kualitas tumbuh ekembang anak-anak Indonesia.

Untuk Mom yang penasaran dengan produk-produk Morinaga, khususnya Morinaga Chilkid Soya Mom bisa mengunjungi akun media sosial mereka berikut ini:


Faceboook : Morinaga Platinum
Instagram : @Morinagaplatinum
Twitter : @MorinagaID
Youtube : MorinagaPlatinum 

Salam

Dyah Prameswarie





#MorinagaAllergyWeek 
#AlergiTetapBerprestasi 
#SusuAlergiAnak 
#SusuAlergi 
#SusuMorinaga 
#Morinaga 
#ChilkidSoya 
#SolusiAlergi #AlergiAnak






9 komentar:

  1. gejala alergi ini berarti emang harus diperhatiin sejak awal banget ya Teh, biar gak makin parah dan meluas. Kasian anaknya nnti huhu. Ada susu soya dari morinaga emang jadi solusi pisan hehe

    BalasHapus
  2. Dengan adanya edukasi morinaga alergi week jadinya ada pemahaman ya buat para ibu yang buta informasi seputar alergi ini.

    BalasHapus
  3. Dengan adanya edukasi morinaga alergi week jadinya ada pemahaman ya buat para ibu yang buta informasi seputar alergi ini.

    BalasHapus
  4. Ya alloh, sehat terus kaka Al, baru tahu nih alergi susu sapi, semoga jadi solusi terbaik ya🤗

    BalasHapus
  5. eleuh si kasep eksim di pipi sama kaki ga nyangka y bu paus krn alergi ternyata

    BalasHapus
  6. Alergi ini munculnya tanpa disadari yaa, teh...
    Karena gejalanya mirip-mirip sama akibat main di luar rumah.
    Semoga sebagai Ibu, kita selalu ada dan menangani dengan tepat apapun yang dialami anak.

    BalasHapus
  7. Sedih deh lihat anak alergi susu. Anak yang harusnya lagi butuh nutrisi yang bagus kayak di susu, jadi gak bisa. Untungnya sekarang mah ada Morinaga Chilkid Soya. Gizinya bagus. Gak bikin alergi pula.

    BalasHapus
  8. Rashya jg DA, berhubung masih ASI jd bundanya hrs puasa makanan2 pencetus alergi juga...

    BalasHapus
  9. Wajar aja ya..9 dari 10 ibu puas dan merekomendasikan Morinaga Chilkid Soya, karena memang membuat anak yang mengalami alergi untuk tetap bisa minum susu.

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca blog saya. Saya akan senang membaca komentarmu. :)

Recent

recentposts

Random

randomposts