Selasa, 22 Maret 2016

Killer Tips for Traveler Wannabe ala Muna Sungkar

Halo,

Jadi gini, ini adalah rubik baru di blog Dydie The Kitchen Hero. New Fellow alias teman-teman baru yang tergabung dalam Arisan Link Blogger Perempuan. jadi setiap dua minggu sekali, aku akan ngobrolin teman-teman baruku di sini. 

Muna Sungkar Momtraveler

Karena aku  tergabung dalam komunitas yang lagi-lagi anggotanya perempuan semua, maka, kamu akan menemukan banyak perempuan kece dengan pengalaman yang berbeda. Kira-kira lebih dari dua lusinan, deh. Hihihi. 


Kali ini giliran Mbak Muna Sungkar, seorang momtraveler, penulis dan dosen. Yep, semua profesi keren diambil sama Mbak Muna. Lol. Apalagi Mbak Muna punya wajah yang cantik. Udah deh, kelarin hidup lo pada! Hahaha.

http://www.dyahprameswarie.com/2016/03/killer-tips-for-traveler-wannabe-with.html
Muna Sungkar

Perempuan cantik yang jadi dosen favorit seluruh mahasiswanya di Universitas Islam Sultan Agung, Semarang ini memang doyan banget jalan-jalan. kegemarannya berburu tiket murah membuatnya sempat mengunjungi Singapura bersama keluarganya dengan anggaran murah meriah. Meski begitu, ia sempat gemas dengan aksen warga sekitar yang terdengar aneh di telinganya. Somehow, it reminds me to Bang Al Hadi Hamrah yang punya aksen lucu saat berbicara dan menulis dalam bahasa Indonesia. Lol.

Anyway, meski ia dan anaknya sama-sama penderita asma, namun keduanya tetap mencintai jalan-jalan.  Adalah Nadia, putri Mbak Muna yang baru berusia empat tahun yang hampir menemani ibunya traveling. Repot? Buat saya dan Altaz mungkin iya, tapi buat Mbak Muna, sepertinya sudah jadi hal yang biasa. Salah tiga trik yang diberikan Mbak Muna Sungkar saya tulis di bawah ini:

  1. Anak-anak biasanya punya rutinitas sendiri. Selama mereka ikut dalam perjalanan yang sudah kita rencanakan, usahakan untuk "mematuhi" rutinitas mereka. Ketika masuk jam tidur, usahakan untuk memberi mereka waktu untuk tidur.
  2. Biasanya kita ingin mengunjungi banyak tempat dalam satu waktu untuk alasan kepraktisan, padahal anak-anak cenderung bosan. Mau nggak mau, ya mengalah pada anak. Buat rencana perjalanan yang ramah anak.
  3. Bekali anak dengan benda kesukaannya. Buku dan mainan bisa jadi pilihan.
Killer tips buat traveler wannabe ala Mbak Muna yang saya janjikan di atas, ternyata lebih menampar pipi saya sendiri.

Mbak Muna Sungkar selalu menyisihkan sebagian pendapatannya untuk ditabung sebagai biaya perjalanannya ke tempat yang berbeda.

Aaah, apa kabar aku? Katanya mau traveling ke luar Jawa, tapi tiap kali ada uang lebih malah beli properti foto atau peralatan baking. Hihihi. Ya mungkin karena prioritas kami memang berbeda. Tapi tips tersebut boleh banget loh dipakai *ngomong sama diri sendiri*. Karena ini adalah modal utama para traveler. Kalau ingin jalan-jalan ya nabunglah, jangan mengharapkan gratisan terus. Sama seperti Windy Ariestanty yang sempat kutemui beberapa waktu yang lalu. Windy juga menerapkan konsep yang sama. Sekian persen pendapatannya, langsung masuk ke tabungan untuk bekal perjalanan selanjutnya.


Nah, killer tips lainnya silakan kunjungi Blog Mbak Muna Sungkar di Momtraveler's Tale  atau Facebook, Twitter dan Instagramnya.

6 komentar:

  1. ketika suatu saat nanti saya dan suami traveling sambil membawa anak, akan saya lakukan tiga trik di atas :)

    salam kenal Mbak Dyah, kita sama-sama anggota kelompok 3 :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hola Mbak Ira, salam kenal :D

      Insya Allah nanti saya folbek ya. Trims ^^

      Hapus
  2. Aku modal nekat klo traveling hihihi

    BalasHapus
  3. Muna Sungkar memang jago traveling. Itulah sebabnya saya menyeponsori dia untuk membukukan artiielnya. Alhamdulillah sudah terbit tahun 2015b yang lalu.
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  4. Oh lalu gimana rencana ketemuan di pulau dewata denganku? :)

    BalasHapus
  5. Duuh, maaf baru sempat mampir. Iya nih tips dari mba Muna oke banget, semoga keturutan niat jalan-jalannya mbak

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca blog saya. Saya akan senang membaca komentarmu. :)