Roti untuk Tuan






Bangun dini hari untuk nguleni adonan roti, karena ini World Baking Day. Eeerrr, bukan, bukan itu saja. Karena hari ini saya harus meninggalkan Tuan bersama dua anak lelaki kami. Jadi, ini Roti untuk Tuan. :D

Ceritanya hari ini saya harus menemui editor baru untuk mempresentasikan proposal naskah yang saya tulis. Huft, deg-degannya dari kapan deh XD Padahal biasanya hari Minggu selalu kami habiskan di rumah Mama, Tuan bersantai dan saya menikmati me-time. Me-time saya adalah baking kue favorit Tuan.

Berhubung hari ini Tuan ditugaskan untuk ngemong Afif dan Altaz seharian, sementara saya meeting, maka saya mau menghadiahi Tuan dengan roti isi daging asap dan keju mozarela favoritnya. Pokoknya apapun dengan daging adalah favoritnya, hihihi. Jadi seharian ini Tuan bisa ngemong sambil menikmati roti.

Kebetulan pula, hari ini bertepatan dengan #WorldBakingDay. Kalau nggak salah, seminggu yang lalu, saya sudah "berjanji" untuk membuatkan Afif brownies panggang karena sudah melewati ujian nasional dengan jujur. Setelah berjuang selama enam bulan terakhir menyiapkan fisik dan mental, rasanya Afif layak mendapat hadiah. Karena Afif menyukai baking sama seperti saya (dan juga brownies), maka pilihan saya waktu itu jatuh pada brownies.

Tapi kan waktu itu belum tahu kalau saya akan membuat janji temu dengan editor. Hehehe. Akhirnya, brownies dibatalkan dan diganti dengan dua loyang roti isi daging asap dan keju.

Ayooo, mau bikin kue untuk siapa di hari #WorldBakingDay hari ini?


Kali ini bikin roti dengan krim kental. Dan untuk mengimbangi krim yang sudah kaya rasa (creamy), saya menggunakan Blue Band Cake and Cookie. Oke, saya tahu, Blue Band ini khusus  untuk cake dan cookie. Tapi bukan berarti tidak bisa digunakan untuk membuat roti. Justru aroma butter dan teksturnya memperkuat rasa roti. Percaya deh.

Tekstur rotinya halus, lembut dan empuk.


Triknya adalah masukkan Blue Band Cake and Cookie tepat ketika krimnya panas. Jadi, panaskan krim tapi jaga jangan sampai mendidih. Cukup sampai panas saja, baru masukkan Blue Band-nya. Matikkan api. Aduk campuran krim dan Blue Band sampai mencair. Dinginkan sampai bersuhu ruang. Setelah itu baru masukkan sedikit demi sedikit ke bahan kering.



Percaya deh, perpaduan ini akan menghasilkan roti yang lembut dan empuk meski tanpa pengawet dan pelembut roti. Aromanya? Hmmm, jangan tanya. Sepuluh menit pertama di dalam oven, aroma butter di dalam Blue Band menguar kemana-mana. Apalagi menjelang roti matang. Aroma gurihnya daging asap dan keju memenuhi seluruh rumah. Sayangnya, saya tak bisa menikmatinya bersama Tuan dan anak-anak :(

Saya juga tak sempat memfoto ekspresi Tuan ketika menerima roti favoritnya yang saat itu masih panas. Tapi kelihatan dia happy banget :D

Seloyang Roti Isi Daging Asap dan Keju untuk Tuan


Nah, sekarang giliran teman-teman nih. Mumpung 17 Mei belum berakhir. Ayo masuk dapur, panggang kue, roti atau kukis untuk orang terkasih. You'll gonna love it! Eh, orang terkasih juga pasti senang dong dibikinkan kue.

Tunggu apa lagi, ambil Blue Band Cake and Cookie-mu sekarang dan mulai berkreasi! Saya tunggu ya :)









4 komentar:

  1. Roti buat kak nia mana? Udah ngiler nih. :p
    Sukses kontesnya, deeeek. :)

    BalasHapus
  2. ya ampuuun... semoga tuan suka ya Dy

    BalasHapus
  3. Pinternyaa bakingg. Aromanya kecium sampe sini mak :D

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca blog saya. Saya akan senang membaca komentarmu. :)

Recent

recentposts

Random

randomposts